Película SUB español [Regreso del Mariscal Tianpeng] | TRAJE ANTIGUO/ROMANCE/COMEDIA | YOUKU

[Penerbit, Mao Linbo] [Rekan Produser, Yin Chao, Zhu Mingji] [Produser Eksekutif, Wang Wenshui] [Ketua Produser, Mao Linbo, Zhang Liangliang, Li Tianyi] [Produser, Chen Yingying] [Produser, Wang Xuan] [Direktur Penerbit, Zhu Jian] [Perencana, Zhang Jujie, Ge Hanzhi] [Sinematografer, Fang Xiaogang] [Penata Seni, Ren Hengran] [Penata Kostum, Chen Mohan] [Editor, Lu Peiyuan] [Penulis Naskah, Wu Lingfei]

[Pemeran Utama, Zhao Yuan’ai, Chen Xinzhe] [Pemeran Utama, Li Jiatong, Huang Jiaxin] [Sutradara, Fang Xiaogang] Mari bersulang! Ayo minum! – Mari bersulang! – Minum! Mari, tuang lagi! Tidak sanggup minum lagi. – Minum sampai habis. – Minum! Minumlah dulu. Saudara Zhu, mari minum. Saudara Zhu. Ayo minum. Saudaraku. Sini. Kemari. Duduklah. Saudaraku, tahukah kau?

Aku hanya salut kepada dua orang di duna ini. Kau adalah salah satunya. Sangat pemberani. Berani pergi ke pedesaan manusia. Kak, penangkap siluman dari Dinasti Tang Timur akan segera tiba. Kau… Saudaraku, sudah berkali-kali kau beri tahu aku… …tentang penangkap siluman ini. Dengarlah perkataanku ini. Umat manusia tidak boleh disinggung! Namun,… Namun, apanya?

Kenapa kau rela lepaskan kehidupan sebebas ini… …dan memilih untuk mengekang diri sendiri? Umat manusia sangat menakutkan. Tahukah kau apa yang mereka makan? Yaitu, hewan-hewan kecil yang ada di dalam hutan. Kelinci sangat menggemaskan. Namun, mereka bahkan makan kelinci! Minggir! Raja, ada pengumuman ke-24 dari Pedesaan Gao. Cepat bacakan!

Pengasinan daging adalah metode kuno dalam menjaga kesegarannya. Rasa dari daging yang sudah diasinkan… …akan jadi lebih lembut dan harum. Ini adalah rasa garam, gunung, angin,… Pergilah. …rasa sinar matahari, dan juga waktu. Hanya tahu makan. Segerombolan ikan asin yang tidak punya mimpi! Tiga bulan lagi sudah tanggal 15 bulan delapan.

Sungguh hanya ada kesempatan kali ini saja? Setelah ini, untuk menunggu bulan berjarak sedekat ini dengan tanah,… …sangat dekat sampai bisa memicu pasang surut besar… …untuk ubah aliran air dan arah angin, perlu waktu 60 tahun. Sanggupkah kau menunggu? Sang Buddha memberkati Biksu Tang melewati setiap langkah. Jangan jalan terlalu cepat.

Berapa lama lagi bagimu untuk bisa terbang? Sedikit lagi. Kakak Zhu, dalam menghadapi masalah,… …jangan selalu menilai dari sudut pandang manusia. Kau adalah siluman. Seringlah gunakan akal berpikir siluman. Jika dibutuhkan, tunjukkan aura silumanmu. [Jenderal Tianpeng Returns] Mari! Kain sutra! Bagus! Cepat pergi! Manusia menjadi hebat karena ada mimpi. Jika ada mimpi, maka harus direalisasikan.

Mimpi? Saat berada di tempat berangin, seekor babi juga bisa terbang. Tujuan kita adalah lautan bintang. Keluarga Gao sedang mencari menantu! Ayo pergi dan lihat! Lautan bintang! – Tuan Gao! – Tuan Gao! – Pilih saya, Tuan Gao! – Pilih saya! Semuanya, harap tenang! Para budiman. Semuanya, harap tenang dan bersabar. Semuanya akan mendapat kesempatan.

Bidadariku sudah turun ke bumi! Semuanya, jangan tergesa-gesa! Semuanya akan mendapat kesempatan. Nona, aku akan perkenalkan diriku. Halo, Nona Gao, aku juga bermarga Gao. Jangan tergesa-gesa, semuanya akan dapat kesempatan. Mari kuperkenalkan pada kalian semua. Ini adalah putriku, Cuilan. Usianya… Usianya 16 tahun! Biasanya, wanita tidak akan muncul di hadapan publik.

Namun, saya selalu penuh kebajikan dan berpendirian. Jadi, saya mempertemukan putriku kepada kalian semua. – Bagus! – Bagus! Jangan tergesa-gesa! Semua akan dapat kesempatan! Jangan tergesa-gesa. Hanya karena sering melihatmu di tengah kerumunan,… …aku tidak bisa melupakan penampilanmu lagi. Semoga Bodhisattva dan Sang Buddha memberkati. Para dewa-dewi, mohon bimbingannya. Berkati agar ada seorang pemuda…

…yang bisa menerima apa adanya dan menikahi putriku, Cuilan. Kelak, saya akan menjadi biarawati, bekerja keras,… …dan melayani para dewa dan dewi. Semuanya, jangan tergesa-gesa! Semua akan dapat kesempatan! Jangan tergesa-gesa! Semua akan dapat kesempatan! Ada apa ini? Ini… Tuan, jangan sampai membasahi dirimu! Tuan, kita sama-sama bermarga Gao. Tidak, aku bukan bermarga Gao!

Aku bukan bermarga Gao lagi! Kau jangan lari! Aku bukan bermarga Gao lagi! Tuan, lihatlah. Xiao Wang. Kudengar, Ayah Anda sangat suka membantu orang lain. Aku tidak akan mau melihatmu lagi. Kau jangan pergi! Bos, aku mau Kayu Betula Besi. Kau lagi. Pak Wang bilang Kayu Betula Besi lebih kuat dari besi.

Dia tidak ada, maka kau pasti ada. Kau sengaja, ‘kan? Dungu! Jika kelak aku melihatmu lagi,… …aku akan memukulmu dengan palu tanpa ampun! Tuan. Apakah salah berwajah tampan? Tuan. Apakah itu bersalah? Gao Cai! Tuan. Bagaimana denganmu? Apakah itu bersalah? Katakan intinya! Pelayan Keluarga Zhou bilang inilah jawabannya. Jawaban macam apa itu? Ini…

Cari seorang pelukis. Kali ini, aku ingin membuat lukisan wajah asli Nona Gao! Jangan! [Mencari Perjodohan, Nona Gao] Sungguh keterlaluan! Berani-beraninya memperlakukan putriku sebagai dewa pintu. Ini… Aku harus menikahkan putriku! Akan kutunjukkan pada para orang rendahan itu! Tunjukkan pada mereka. Nona, kau bermimpi lagi? Mimpi tidaklah nyata, Nona jangan takut.

Zhuang Zhou bermimpi dirinya berubah jadi kupu-kupu. Siapa yang bisa bedakan mana hal yang nyata dan tidak di dunia ini? Nona, sebenarnya apa yang menyebabkan luka di wajahmu? Terluka ketika aku masih kecil. Namun, aku sudah tidak ingat sama sekali dengan kejadiannya. Apakah karena pukulan dari seorang pahlawan… …dan kau tidak berani mengakuinya?

Para pahlawan itu selalu kalah dan lari di setiap pertarungan. Lawanku lemah dan tidak berdaya. Bukankah menyedihkan? Nona, bisakah kau berbicara dengan bahasa manusia? Maksudku, tidak ada yang sehebat diriku. Aku sangat sedih. Orang berpendidikan sangatlah aneh. Kata-kata kalian sangat rumit. Kau bahkan sedih setelah mengalahkan orang lain. Kau ini tidak mengerti.

Ini artinya kesepian di titik tertinggi. Menjadi tidak terkalahkan sangat kesepian. Aku tidak percaya. Bukankah tidak bisa menikah lebih kesepian? Siapa itu? Apa yang kau lakukan? Menculik wanita biasa. Mohon perhatian, para penduduk desa! Baru saja, raja gunung yang sangat kejam, Nan Batian,… …mendobrak gerbang kediaman Gao. Memaksa menikahi mutiaraku yang cerdas, cantik, baik hati,…

…dan berpendidikan tinggi. Gawat! Cepat kemari! Cepat! Nona sudah diculik! Cepat kemari! Berikan senjata padaku. Ini. Aku melihat Nona diculik orang lain. Mereka ke arah sana. Pergi dan kejarlah! – Nona! – Cepat! – Nona, kau ada di mana? – Nona! Ke sana! – Nona! – Tangkap penculiknya! Dewi Chang’e, jarak terjauh di dunia ini…

…bukan jarak batang pohon yang tidak bisa terhubung. Namun, jarak saat kekurangan sepotong kayu… …yang membuatku tidak bisa terbang ke atas! Bulan malam ini sangat indah. Udara malam ini sangat segar. Bersikap seriuslah! Aku memahami, ini kebutuhan kerja. Pekerjaan ini tidak boleh banyak bicara. Ekspresi pun harus serius.

Jika tidak, orang tidak akan merasa kau adalah penculik. Apa yang kau lihat? Apa yang kau lihat? Aku melihatmu! Memangnya kenapa? Bos, ada yang cari masalah! Yang benar saja? Kau sudah buta? Beraninya cari masalah denganku? Kak, bukan aku! Bukan aku! Kesuksesan bukan… Bukankah kau sudah kelewatan? Aku akan bertarung denganmu! Cepat! Ayo, kita pulang.

Ke rumahmu atau rumahku? Bahkan ada yang mau menculiknya? Dia pantas mendapatkannya. Tuan Gao, jangan khawatir. Penculik itu datang di malam hari, maka dia tidak lihat dengan jelas. Mungkin saja setelah melihat dengan jelas di pagi hari,… …dia akan segera mengembalikan Nona. Gawat, Tuan! Tuan, Nona sudah dikembalikan! Nona, ini sungguh rumahmu? Xiao Yu. Nona.

Nona, trik ini bagus juga. Sini. Ini… Pria dan wanita tunggal. Tidak berpakaian dengan baik. Berkeliaran semalaman. Memalukan sekali! Bagus! Tuan muda ini menyadari kesalahannya dan menebusnya. Bertobat dan buka lembaran baru dengan mengembalikan anakku. Ini patut dirayakan! Bagus! Gao Cai. Tuan Muda, selamat! Tuan Muda, ayo kemari. Silakan masuk. Ayo.

– Ini… – Ayo masuk dan lihat. Ayo. Mari, Tuan Muda Zhu. Dunia ini semakin buruk. Kau menjadi penculik sampai begini. Lihatlah. Kau sampai kelaparan begini. Penculik? Tidak apa-apa. Setiap orang pasti berbuat salah ketika muda. Tidak masalah menjadi orang rendahan. Berbuat kesalahan juga tidak masalah. Asalkan bisa bertobat saja. Siapa yang kau sebut penculik?

Aku adalah orang baik, kenapa bisa menjadi penculik? Tampan sekali. Jangan marah, tidak bagus untuk hati. Lagi pula, meja ini tidak menyinggungmu. Untuk apa kau memukulnya? Tidak bagus untuk hati? Aku sakit jantung! Jika sama sepertimu. Kelak, siapa yang berani memapah nenek menyeberang jalan? Pantas saja orang-orang menjadi tidak bermoral sekarang ini.

Apakah Tuan Muda sungguh bukan penculik? Tentu bukan! Sejak kecil, aku sudah suka membantu orang lain. Saat melihat kecebong mencari induknya,… …aku akan angkat dan masukkan mereka ke lubang katak. Di dekat rumahku ada seekor kelinci yang penglihatannya buruk. Sepanjang hari selalu menabrak pohon-pohon. Akhirnya, kepalanya bengkak seperti seekor keledai.

Bisakah aku duduk menonton tanpa berbuat sesuatu? Tidak bisa! Aku membawa gergaji dan menebang seluruh pohon di gunung itu. Lalu, si Beruang marah. Dia menangkap dan mengikatku. Mencukur habis rambutku. Lalu, dia bertanya,… …»Apakah kau sudah tahu kesalahanmu karena menebang hutan?» Tentu saja aku tahu itu salah! Namun, aku baik hati. Coba katakan.

Apakah ada penculik sebaik ini di dunia? Tuan Muda Zhu, saya ceroboh. Saya salah paham dan mengira Anda adalah penculik. Tuan Muda sangat baik hati. Tidak cukup untuk membalasmu sekalipun merusak tubuhku. Jika begitu, akan kunikahkan putriku denganmu. Bagaimana? Kau ini. Para penduduk desa, kalian menjadi saksi. Tuan Muda yang tidak tahu namanya ini…

…kemarin malam tidak hanya menjadi pahlawan dan menyelamatkan wanita,… …tapi juga sekaligus menikahi putriku, Cuilan. Seleranya sungguh sangat unik. Wataknya juga sangat murah hati! Bagus! Tuan Gao sangat bijaksana! Bagus! – Bagus! – Bagus! Lumayan. Tampan, bolehkah aku tidur denganmu malam ini? Besok adalah perjamuan pernikahan. Dapur belakang akan memasak hewan ternak. Aku takut sendirian.

Pergilah. Kalian pria sungguh plin-plan. Bulan terbit dengan indah dan terang. Melihat sosokmu yang indah mengobati lukaku. Tuan Muda Zhu, sedang lari pagi? Nona Gao, aku sudah punya kekasih. Jangan menggangguku lagi! Jika sudah setuju, maka harus menepati janji! Jangan pikir aku tidak akan memukulmu karena kau adalah wanita! Punyamu. Aku akan menghancurkan wajahmu!

Jika tidak dapat bebas, aku lebih baik mati saja. Jangan harap aku akan tunduk… …terhadap penyalahgunaan kekuasaanmu! Bagus. Sebenarnya, kami biasanya tidak seperti begini. Hanya saja, hari ini kami sedikit kehilangan kendali diri. Kehilangan kendali diri adalah masalah kecil. Kehilangan kehormatan adalah masalah besar. Karena kita adalah orang berpendidikan,… …jika kita bisa bicarakan masalahnya baik-baik…

…maka kita tidak perlu main tangan. Bukankah begitu? Sebenarnya, sudah lama aku tidak peduli dengan pernikahan. Ayahku ingin aku menikah, maka aku pun menikah. Lagi pula, aku tidak menyukainya. Menikah dengan siapa pun sama saja. Tidak berpendirian. Namun, orang ini akan dibandingkan. Siapa yang mau aprikot busuk setelah memakan persik abadi? Benar juga. Benar.

Lihatlah, kita berdua memiliki bahasa yang sama, ‘kan? Lihatlah dirimu. Kau sudah rampas bahkan tidak mau uangnya dan pergi begitu saja. Pernahkah kau pikirkan perasaanku? Aku tidak bermaksud merampas. Aku hanya menyentuh si Pendek itu. Mereka langsung melibatkanku. Lalu, adakah yang memikirkan perasaanku? Pemikiran tidak penting, tindakan barulah penting. Kau telah menikahiku.

Jadi, kau harus tanggung jawab. Aku… Apa maksudmu «aku»? Kita sudah selesai acara pernikahan. Kelak, kau harus bilang «kita». Kau sungguh adalah wanita yang kugendong semalam? Setelah wanita menikah,… …temperamennya akan mengalami sedikit perubahan. Kita sudah menjadi satu keluarga. Aku harus menjelaskan padamu. Biasanya, setelah riasanku dihapus,… …aku tidak akan terlihat secantik sekarang.

Baik, aku juga akan mengatakan isi hatiku. Sebenarnya, aku adalah bintang yang turun dari langit. Kami punya aturan dari langit. Tidak boleh jatuh cinta dengan manusia. Menikah justru melanggar aturan langit! Aku mencurahkan isi hatiku padamu baik-baik. Kau malah mengarang cerita. Bahkan bilang kau adalah bintang? Coba terbang dan perlihatkan padaku! Jangan pergi! Kemari!

Nona Gao! Lihatlah, aku sedang terbang! Kita… Tidak, kau dan aku… Sudah tahu dirinya dungu, masih saja berteriak keras. Sampai jumpa! Sepertinya dia memang dungu. Chang’e. Chang’e. Masih mau lari? Mau lari ke mana? Chang’e! Babiku yang baik. Masih mau lari? Jika lari, aku akan menyembelihmu. Kau… Ada apa denganku? Tidak berhati nurani.

[Daging] Terima kasih banyak, Nona Gao. Apakah kau melihat suamiku? Yang benar saja. – Sebenarnya,… – Hanya tahu berkeliaran sepanjang hari. – …dia cukup lembut. – Apakah aku menyebalkan seperti itu? Apakah aku menyebalkan seperti itu? Maaf. Mari kupeluk. Jangan! Pria dan wanita tidak boleh saling sentuh. Kenapa kau mimisan? Tidak apa-apa. Sini kulihat.

Tidak apa-apa, kucarikan dokter hewan untukmu. Kau di sini saja. Jangan takut. Membuatku kaget saja. Babi kecil! Suamiku? Kenapa kau… Kenapa kau mimisan? Kau sakit? Aku… Beri aku sedikit ruang untuk bernapas. Itu… Apakah tadi kau melihat seekor babi kecil? Bukankah jika berada di bawah pohon anggur saat Festival Qixi…

…kita bisa mendengar kisah cinta penggembala sapi dan gadis penenun? Kita sudah duduk sekian lama. Kenapa sama sekali tidak mendengarnya? Ini karena varietas anggurnya salah. Lalu, menurutmu,… …apakah burung murai sungguh akan membangun jembatan… …agar mereka bisa bertemu? Pertama-tama, kau harus punya burung murai yang cukup. Hanya bisa saling melihat karena terpisah oleh sungai.

Tidak bisa saling berinteraksi. Jika menjadi dewi sungguh harus melepaskan cinta,… …maka mereka sangat kasihan. Untung saja aku bukan dewi. Kau juga bukan dewa. ♪Ingin menerobos lautan awan dan menyeberangi samudra♪ ♪Ingin kembali ke masa lalu dan mencium bulan♪ ♪Namun, juga tidak tega terlepas dari ikatan cinta♪ ♪Air mata mengalir akibat kesedihan♪

Bulan malam ini sangat indah. ♪Jika menatap ke sudut dunia, akan melihat kampung halaman♪ ♪Jika ingin pergi mengikuti angin, lupakan masa lalu♪ ♪Apakah masih bisa merasakan perasaan itu di hati?♪ ♪Beratnya rasa rindu♪ [Pedesaan Gao si Ahli Kuliner] Kakak ke-2, kenapa kau ada di sini? Kemari. Jual masker. Silakan dilihat-lihat.

Aku tidak menemukanmu di mana pun. Jadi, aku mencari Rubah untuk menanyakan keberadaanmu. Rubah bilang kau terpikat kepada putri sialan Pedesaan Gao. Sudahlah, di sini sangat berbahaya. Sebaiknya kau cepat pergi. Kakak Zhu! Jangan-jangan kau sungguh tidak rela pergi dari sini? Bagaimana mungkin? Aku sedang menunggu kesempatan. Jika menghadapi masalah,…

…jangan selalu menilai dari sudut pandang manusia. Gunakan akal pikir siluman. Aku tahu. Jika bukan karenamu, aku juga tidak akan terjebak di sini. Aku harus pergi, waktuku tidak banyak lagi. Masuklah. Kayu Betula Besi. Dengan adanya ini, aku bisa kembali ke langit dan mencari Dewi Chang’e. Ini untukmu. Apa ini?

Ini adalah kotak daya yang kutambahkan. Dengan adanya ini, walaupun tidak ada angin,… …kau akan tetap bisa terbang. Siapa yang menyuruhmu mengubah layanganku? Mengenai masalah pagi hari,… Katanya, bintang ini hanya bisa muncul tiap 70 tahun sekali. Aku sangat penasaran ke mana perginya selama ia tidak muncul. Maksudmu komet? Langit sangat luas.

Tentu saja sangat lama baginya untuk melewatinya. Orang zaman dulu bilang ia adalah pertanda buruk. Ia akan membawa hal buruk. Apakah kau percaya? Pantas saja aku dipenjarakan. Kau ini sangat membosankan. Jika begitu, carilah orang yang menyenangkan. Jangan harap! Aku tidak akan pernah melepaskanmu. Apakah layanganmu itu… …memiliki kisah tertentu? Apakah kau tahu bintang-bintang itu?

Rasi Bintang Biduk. Apakah kau tahu nama setiap bintangnya? Kekanak-kanakan. Alfa, Beta, Gamma, Delta, Epsilon, Zeta, dan Eta. Aku sudah tahu sejak usia lima tahun. Dulu, Rasi Bintang Biduk tidak hanya terdiri dari tujuh bintang. Namun, delapan bintang. Bintang yang hilang itu adalah yang paling terang. Kau pasti tidak tahu namanya.

Tentu saja aku tidak tahu. Karena kau mengarang asal. Namanya Tianpeng. Lalu, di mana Tianpeng itu? Sudah turun ke bumi. Sudah kuduga kau mengarang lagi! ♪Ingin menerobos lautan awan dan menyeberangi samudra♪ ♪Ingin kembali ke masa lalu dan mencium bulan♪ ♪Namun, juga tidak tega terlepas dari ikatan cinta♪ ♪Air mata mengalir akibat kesedihan♪

Menurutmu, saat bintang ini kembali lagi 70 tahun kemudian,… …apakah ia akan tetap berwujud seperti ini? ♪Jika ingin pergi mengikuti angin, lupakan masa lalu♪ ♪Apakah masih bisa merasakan perasaan itu di hati?♪ ♪Beratnya rasa rindu♪ ♪Apakah masih bisa merasakan perasaan itu di hati?♪ ♪Beratnya rasa rindu♪ Saudara-saudaraku,… Pedesaan Gao si ahli kuliner bilang,…

…cakar beruang adalah yang pertama dari kedelapan harta. Makanan yang sangat lezat. Namun… Namun, aku tidak bisa merelakan tangan ini. Ini… Manusia sungguh sangat kejam. Coba pikirkan. Coba pikirkan, seberapa lezat pun ini,… …aku sudah melihatnya sepanjang hari. Aku tidak sanggup memakannya. Bukankah begitu? Raja, bagaimana jika direbus saja besok? Walaupun tidak bisa memakannya,…

…setidaknya kita bisa menghirup aromanya. – Benar! – Benar! Minggir! Raja, pengumuman ke-25. Cepat bacakan! Iklim yang sangat bagus di bagian Timur… …telah melestarikan makanan yang tiada taranya. Baik itu dipanggang, dikukus, atau direbus,… …daging halus Biksu Tang… …akan memberi cita rasa tidak tertandingi bagi manusia. Disertai otak monyet segar dan ketan harum dan lembut,…

…tidak ada makanan di dunia yang bisa menandinginya. Keunggulannya bukan hanya itu. Daging Biksu Tang juga sangat bermanfaat sebagai obat. Satu suapan bisa menambah usia puluh ribuan tahun! Manusia memang sangat kejam. Kemarilah! Aku tidak mau. Berani-beraninya mengarang cerita menipuku. Sini! Tidak! Kemarilah! Jangan lari! Tidak! Aku justru akan lari! Kau turunlah!

Sungguh bisa terbang tanpa ada angin! Nona Gao, idemu bagus! Cepat lari! Ada apa? Mana yang terluka? Kakiku terkilir. Hati-hati. Hati-hati. Naiklah. Cepat pergi. Cepat pergi! Apakah kau mendapatkan barangnya? Anginnya sudah cukup kuat, kita akan pergi malam ini. Ayo pergi. Apa yang bisa dirindukan dari sini? Kau gila!

Hubungan kami bukan seperti yang kau pikirkan. Hubungan apa? Kami tidak bersalah. Dia adalah Jenderal Tianpeng. Aku mencari kakakku, aku adalah adiknya. Maksudku, Kelinci Giok. Dia mencari Chang’e. Kami sama-sama ingin terbang ke langit. Kakak Zhu, katakanlah sesuatu. Terbang ke langit? Mencari Chang’e? Apa yang terjadi? Ada apa ini? Apa yang terjadi?

– Ada apa ini? – Ini… Luar biasa. Apakah dia sudah mati? Luar biasa sekali. – Ada apa ini? – Tidak tahu. Pasti kawin lari dengan wanita lain. – Benarkah? – Menyedihkan sekali. Mencari Chang’e? Jenderal Tianpeng? Terbang ke langit? Jenderal Tianpeng. Tidak menghormati dan mematuhi aturan langit. Menggoda Dewi Chang’e.

Diperintahkan untuk dicambuk 2.000 kali… …dan diturunkan ke dunia fana. Jika kau hebat, pukullah aku sampai mati! Siluman! Cepat lari! Tuan! Cepat lihat! ♪Berendam di bunga Osmanthus yang harum di malam yang dingin♪ ♪Angin mulai mengepakkan sayapku♪ ♪Ingin terbang hingga ke awan♪ ♪Untuk menyentuh bulan♪ ♪Garis di antara jari-jari adalah arah takdir♪

Aku juga sama saja. Bukankah aku juga sama saja? Suamiku, pulanglah bersamaku. Suamiku, pulanglah bersamaku. Suamiku, pulanglah bersamaku. Cepat pergi! Suamiku, pulanglah bersamaku! Ayo pergi, Nona! Suamiku! Pulanglah bersamaku! ♪Namun, juga tidak tega terlepas dari ikatan cinta♪ ♪Air mata mengalir akibat kesedihan♪ ♪Jika menatap ke sudut dunia, akan melihat kampung halaman♪

♪Jika ingin pergi mengikuti angin, lupakan masa lalu♪ ♪Apakah masih bisa merasakan perasaan itu di hati?♪ ♪Beratnya rasa rindu♪ Raja Huang Feng mencuri pot ini dari Lingshan. Ia adalah nenek moyang dalam dunia peralatan dapur. Awalnya ada dua buah. Minggir! Ada satu buah yang sudah dihancurkan Jenderal Juanlian. Sekarang, hanya ini satu-satunya yang tersisa. Minggir!

Benar, jika bukan karena untuk memakan daging Biksu Tang,… …aku juga sedikit tidak tega untuk mengeluarkannya. Dulu, Rasi Bintang Biduk tidak hanya terdiri dari tujuh bintang. Namun, delapan bintang. Bintang yang hilang itu adalah yang paling terang. Kau pasti tidak tahu namanya. Namanya Tianpeng. Aku dan Kakak Zhu sangat ingin ke Istana Bulan.

Namun, sihir kami sangat tidak cukup. Jadi, kami pun membuat layangan kayu. Namun, layangan kayu mengandalkan fenomena langit khusus… …baru bisa terbang ke bulan. Jadi, kami menunggu fenomena langit yang terjadi tiap beberapa dekade. Sudah lama kami menunggunya. Saat Chang’e berada di alam manusia, dia memelihara dua ekor kelinci. Aku salah satunya.

Saat dia minum ramuan ajaib dan terbang ke bulan,… …dia membawa kakakku. Kau tidak percaya? Hentikan, katakan saja yang mau kau katakan. Kakak Zhu selalu tidak bersedia menerima… …kenyataan bahwa dirinya adalah siluman. Jika bukan karena pencarian Chang’e yang mendorongnya,… …sepertinya dia tidak akan hidup lama. Namun, sekarang… Dia ada di mana sekarang?

Hanya dengan begitu,… …kita sungguh sudah menyinggung umat manusia. Raja, apa yang menakutkan dari umat manusia? Umat manusia sangat penakut. Saat itu, ketika aku menjelma jadi manusia,… …aku mandi di pemandian publik. Aku membuat mereka ketakutan hingga setengah mati. Mereka lari terbirit-birit. Siluman setengah manusia, kau jangan bicara lagi.

Saat menjadi manusia dulu, kau tidak bersungguh-sungguh. Sekarang kau juga tidak sungguh-sungguh menjadi siluman. Benar. Apa pun itu, wujudmu tetap setengah-setengah. Setengah-setengah. Raja, kau tidak boleh menyerangku seperti ini. Menyerangku seperti ini. Dengarkan ini. Dalam tiga alam ini ada peraturannya. Dulu, karena Adik ke-2-ku serakah,… …dia ingin mencicipi daging manusia. Lalu, apa yang terjadi?

Sebelum sempat memakannya,… …dia sudah dibuang ke Gunung Heifeng oleh dewa itu. Aku sudah tidak bertemu dengannya 10 tahun. Namun, Kak,… Biksu Tang bertemu banyak siluman di perjalanan menuju ke Surga Barat. Begitu melewati tempat ini, dia tidak pernah kembali lagi. Lalu, jika kita tidak memakannya, bukankah itu sangat disayangkan? – Benar juga. – Benar.

Zhu Ganglie! Ada manusia! Nona, kau siapa? Apa yang mau kau lakukan? Aku istrinya. Aku datang untuk membawanya pulang. Adik Zhu, kau sangat berani. Kau bahkan berani menikahi seorang manusia. Sebaiknya kau cepat pulang dengannya. Ini… Pulanglah bersamaku. Bukankah kau Jenderal Tianpeng? Apakah Jenderal Tianpeng hidup berdampingan dengan para siluman ini?

Apakah Jenderal Tianpeng lemah sepertimu? Adik ipar, percakapanmu ini sedikit menghina kami. Biarkan aku melakukan yang aku mau. Tidak ada hubungannya denganmu. Tenangkan dirimu. Kau membohongi diri sendiri dan orang lain! Aku membohongi diri sendiri dan orang lain? Ambil cermin dan lihatlah dirimu sendiri! Dasar buruk rupa! – Siapa takut? – Bicarakan baik-baik. Aku… Jangan!

Kakiku! Tenangkan dirimu. Semuanya, harap tenang. Kita saling kenal. Menyingkirlah! Tenangkan diri kalian. Kita saling kenal. Menyingkirlah! Serang! Ganti hot pot-ku! Berhenti! Kembalikan hot pot-ku! Berhenti! Kembalikan hot pot-ku! Jangan lari! Kembalikan hot pot-ku! Kali ini, kau benar-benar melibatkanku dalam masalah. Maaf. Aku seharusnya mempercayaimu. Aku mempermalukanmu dihadapan banyak orang. Begitu mengingatnya, aku…

Cukup, jangan dilanjutkan lagi. Sebenarnya, di dalam hatiku,… …kau selalu adalah bintang yang paling terang. Kakak ke-2! Cepat pergi dari sini! Kembalikan hot pot-ku! Tuan, aku saja. Minggirlah! Lihatlah tangan dan kakimu yang kotor. Jangan menista dewa! Baik. Kenapa patung sebagus ini dibuang begitu saja? Siluman itu kembali lagi! Bagaimana ini?

Tuan, siluman itu sekarang menjadi semakin tidak tahu diri. Benar. Gao Cai. Pergi cari master. Jika tidak ketemu, kau jangan kembali lagi! – Aku? – Pergilah! – Cepat pergi! – Pergi! Pergilah! Kudengar, satu hari di langit sama dengan satu tahun di bumi. Benarkah? Lalu, mungkinkah jika membiarkannya tunggu satu atau dua bulan di langit?

Satu atau dua bulan juga bukan waktu yang lama, ‘kan? Jangan bahas ini lagi. 10 tahun lalu, Bodhisattva Guanyin menemukan aku. Beliau memintaku menunggu biksu dari Dinasti Tang Timur di sini… …dan meindunginya dalam perjalanan ke Surga Barat. Lalu, kau menyetujuinya? Itu bukanlah permintaan. Lalu, kapan biksu itu datang? Dia bisa datang kapan saja.

Kau boleh saja menolak jika memang tidak ingin pergi. Dewa juga harus tahu diri. Kalau memang tidak bisa, minta saja bantuan dari ibuku. Dia sudah mengenal Bodhisattva sejak lama. Aku pergi dulu. Istirahatlah dengan baik. Aku akan membantumu! Di Festival Pertengahan Musim Gugur,… …aku melihat langit dipenuhi kembang api.

Lalu aku pikir, bagaimana jika aku buat petasan yang lebih besar? Apakah aku harus duduk di atasnya? Kau mau tubuhmu atau arwahmu yang naik ke langit? Dua-duanya. Jika begitu, tunggu sebentar lagi. Astaga! Jangan takut! Tetap tenang! Apa ini? Benda apa ini? Saudara Huang, ini… – Tidak tahu! – Apa ini?

– Raja! – Raja, gawat! Raja! Ini adalah ulah wanita yang menghancurkan pot kita itu! Sungguh menakutkan. Bukankah sudah pernah kukatakan? Umat manusia yang menakutkan tidak boleh disinggung. Lihatlah ini. Mereka sungguh sangat kejam! Mereka ingin membantai kita semua! Coba dicium, nanas ini sangat wangi! Aku… Rasakan! [Chang’e nomor 13]

Kenapa kau membuatkan layangan kayu lagi untukku? Ini adalah layangan terbang. Punyamu dulu harus mengandalkan angin untuk terbang. Punyaku ini mengandalkan bubuk mesiu. Namun, Kakak ke-2 bilang,… …seluruh bubuk mesiu yang ada sudah habis digali. Bubuk mesiu yang tersisa hanya cukup membuat dua buah. Aku mengerti. Apa yang kau mengerti?

Yaitu, jika yang pertama gagal, hanya tersisa satu yang terakhir. Namun, walaupun yang pertama gagal,… …aku akan tetap menaiki yang tersisa terakhir. Mungkin Biksu Tang… Ayo mulai. Lihat! Bubuk mesiunya sudah dinyalakan. Sudah cukup… …bagi layangannya untuk terbang ke bulan. Kau sudah bebas. Tidak mungkin. Aku sudah cek berkali-kali! Ini tidak mungkin. Aku melupakan sesuatu.

Di atas langit yang luas itu tidak memiliki gas. Sehingga orang awam tidak bisa hidup… …dan api biasa tidak bisa menyala. Tadi kau bilang, api biasa tidak bisa menyala. Apa maksudnya? Lebih 500 tahun yang lalu, saat Wang Mang merebut Dinasti Han,… …sebuah bola api jatuh dari langit. Xiniu, Benua He, dan Negara Azheni terdampak.

Langit menjadi sangat panas sepanjang tahun. Tersebar lebih dari 40 km. Rumput tidak bisa tumbuh. Makhluk hidup tidak boleh mendekat. Jangan-jangan, Batu Bola Api ada dalam cerobong asap ini? Apakah gunung berapi ini akan tiba-tiba meletus? Aku juga tidak tahu. Gunung Huoyan yang terdampak sepanjang 40 km sepanjang tahun… …akhirnya dipadamkan air hujan? Hati-hati.

Cepat naik lagi! Tidak sempat lagi! Jalan ke sana! Cepat! Ayo. Kalian baik-baik saja? Aku baik-baik saja. Ada angin. Ayo jalan ke sana. Ayo. Lubang ini tampaknya tidak terbentuk secara alami. Benda apa itu? Biji moster. Kenapa benda ini bisa ada di sini? Tampaknya adalah api yang menekan Gunung Huoyan. Ia melindungi Batu Bola Api.

Mereka bisa saja langsung membawa pergi Batu Bola Api. Kenapa harus serepot ini? Aku selalu merasa ada yang salah. Tidak ada jalan di tengahnya. Bagaimana kita bisa melewatinya? Melewatinya juga tidak ada gunanya. Apa pun yang berjarak tiga kaki dari biji moster… …akan terserap ke dalam dan menjadi debu. Dengan adanya benda ini,…

…tidak ada yang bisa mencuri Batu Bola Api. Cuilan! Bagaimana kau tahu? Seorang orang suci pernah berkata,… …»Segala hal terbentuk dari adanya sesuatu». «Adanya sesuatu berasal dari sesuatu yang tidak ada.» Lebih tepatnya, «Sesuatu berasal dari kekosongan»! Cepat kemari! Cuilan, jangan sentuh biji mosternya! Seharusnya kau katakan itu saat dia memegang potku!

Apakah ini briket milik Taishang Laojun? Langit dan bumi ada selamanya. Karena tidak mementingkan dirinya, maka bisa hidup abadi. Jika tidak memiliki keturunan, untuk apa hidup abadi? Akulah kegagalan itu. Kenapa kau bisa menikahi wanita sialan ini? Cepat pergi! Cepat pergi! Cuilan! Apakah ada orang? Aku punya seorang teman yang juga suka layangan. Untukmu…

Kau adalah… Cepat lari! Makhluk jahat! Apakah kau ingin memakan orang? Cuilan! – Sadarlah! – Sadarlah! Cuilan! – Bisakah kau mendengarku? – Sadarlah! – Cuilan, sadarlah! – Sadarlah! Sadarlah! Cuilan, bisakah kau mendengarku? Cuilan! Kau sudah sadar. Sini akan segera roboh! Cepat! Guru, ayo kita istirahat di depan dulu.

10 tahun lalu, aku adalah siluman kecil… …yang bahagia di Hutan Bambu. Suatu hari, juga karena serakah, aku pun melakukan kesalahan. Aku ditangkap oleh Bodhisattva. Lalu, dihukum di Lubang Heifeng ini untuk instrospeksi diri. Dapat dipahami, di antara semua keinginan manusia,… …yang paling sulit diatasi adalah nafsu makan. Dipikir-pikir, aku juga karena mencuri makanan…

…barulah membuat masalah besar. Xiong’er, kembalilah ke Hutan Bambu Ungu bersamaku. Pergilah dan lindungi gunung dan hutan. Kau lebih baik dari si Botak. Pergilah. Amitabha. Bodhisattva, ada siluman di rumah kami! Siluman yang sangat besar! Bodhisattva, kembalilah! Ada siluman di rumah kami! Bodhisattva, kembalilah! Nona, kenapa tidak nyalakan lilin? Gao Cai baru saja kembali.

Dia mengundang seorang master dari Dinasti Tang Timur. Dia datang menyampaikannya dulu. Master itu akan tiba beberapa bulan lagi. Kau panggil Gao Cai kemari. Katakan padanya ada yang mau kutanyakan. Baik, Nona. Xiao Yu! Tunggu sebentar. Biksu Tang paling lama tiga atau lima hari lagi akan tiba. Kita harus pikirkan sebuah solusi.

Jika perlu, aku akan bertarung dengan mereka! Apakah kita melakukan semua ini hanya untuk pertaruhkan nyawamu? Cuilan. Aku… Oh ya, aku baru teringat. Aku lupa menyimpan wortelku. Kalian lanjutkan mengobrol, aku kembali dulu. Kau tahu? Aku… Aku tidak suka wortel yang terendam. Aku akan membantumu mengulur waktu. Kau pergilah begitu cuacanya sudah cerah.

Cuilan, bagaimana denganmu belakangan ini? Tidak ada apa-apa. Maaf. Terima kasih atas semua yang kau lakukan untukku. Kau adalah wanita yang baik. Aku… Aku tidak pantas untukmu. Tentu saja kau tidak pantas untukku! Aku manusia dan kau siluman. Kau adalah siluman babi. Benda ini sudah selesai dibuat. Mulai sekarang, kita… Bukan.

Kau dan aku tidak saling berutang lagi. Cuilan! Cuilan! Cuilan! Senja yang sangat indah. Wukong, itu adalah awan api. Guru, kau tidak mengerti. Jangan bermimpi di siang bolong. Setuju! Ayo pergi. Ayo pergi. Anda bersusah payah datang kemari. Tidak disangka, ternyata Tuan Gao juga menyembah Buddha. Sudah membuat anda melihat lelucon.

Semakin banyak yang disembah, semakin banyak yang dipelajari. Pak Tua, ada berapa siluman di rumah kalian? Berapa siluman? Satu saja sudah membuat kami semua panik. Benar. Maksudmu, siluman babi itu? Benar. Penampilannya sangat menakutkan! Pak Tua! Siluman itu menikah dengan putrimu. Dia juga termasuk menantumu, ‘kan? Dia tidak melakukan tindakan kejahatan.

Namun, kau tidak memiliki simpati. Walaupun begitu, orang-orang akan bergosip. Mempermalukan keluarga kami. Hanya untuk menjaga harga dirimu, kau ingin mengambil nyawanya? Tahukah kau? Siluman juga memiliki orangtua. Mohon bertanya, apa marga ayahmu? Itu rahasia. Tidak perlu dibahas. Bulan akan segera mencul. Kita harus bersiap-siap. Kudengar, memakan dagingmu bisa hidup abadi.

Guru, siluman babi itu sudah datang. Kenapa dia juga ada di sini? Pasti untuk merebut daging. Raja, majulah. Tunggu sampai mereka bertarung hingga mati. Kita baru mengambil alih. Baik. Seberapa bagus penggarukmu? Sepertinya baru berusia 500 tahun. Geriginya sudah hampir putus semua. Bukankah kau juga terperangkap juga? Mari kuperkenalkan. Ini adalah guru kita.

Biksu yang datang dari Timur. Dia mempelajari sebuah kitab suci yang bagus. Klienku, Tuan Gao, bilang kau melakukan perbuatan tercela. Belum terlambat bagimu untuk menyesalinya sekarang. Tianpeng, kalau bisa, mari kita pergi bersama. Terlalu banyak omong. Adik-adikku, yang ingin makan daging Biksu Tang segera maju! – Baik! – Maju!

Tuan Siluman, bukan saya pelit dan enggan membiarkanmu memakanku. Kesampingkan dulu baik atau buruk. Pikirkan dulu tentang pola makan. Tetaplah vegetarian lebih baik bagi tubuh dan mental. Lebih terhindar dari penyakit. Bahkan hidup lebih lama dari pemakan daging. Lihatlah, saya vegetarian sejak lahir. Betapa kuatnya lenganku ini. Jika kubiarkan kau memakanku, artinya aku mencelakaimu.

Hal seperti ini tidak boleh dilakukan seorang biksu. Sun sakti,… …terima kasih sudah biarkan adik ke-2 menjaga Hutan Bambu. Jaga dirimu! Adik-adikku, ayo pergi! Tuan Siluman! Ayo pergi! Wukong, Tuan Siluman ini… Yang paling menakutkan dari manusia bukanlah kekuatannya… …melainkan cara bicaranya! Ini semua salahku. Amitabha. Izin bertanya kepada Tetua.

Dunia begitu kejam, bagaimana bisa berumur panjang. Bagaimana agar bisa memutus ikatan cinta? Langit itu abadi, sulit untuk memutus cinta. Hati ibarat jaring yang terdiri dari beribu-ribu simpul. Jika simpul hati sulit dilepaskan dan ikatan cinta sulit diputus,… …lalu, bagaimana bisa melepas cinta, keluarga, dan hal duniawi? Amitabha. Anda hanya perlu melepaskan segala kekhawatiran.

Tidak ada kekhawatiran, maka tidak ada ketakutan. Jauhi mimpi yang membingungkan. Terima kasih sudah mengatasi kebingunganku. Ternyata kau? Pada akhirnya, tetap saja ketahuan oleh mata jeli Tetua Sun. Kau mau mati untuknya? Aku sudah sekarat. Jika Tetua bersedia,… …mulai sekarang, tidak akan ada sosok Zhu Ganglie lagi di dunia. Cuilan! Kau bukan Cuilan!

Kakak ke-2, aku tidak jadi pergi! Kakak Zhu! Nona bilang dia terkena racun pasir waktu. Tidak bisa disembuhkan lagi. Dia mengajariku sihir menjelma dan menyuruhku menjaga orangtuanya. Jika kau tidak pergi sekarang, Nona akan mati sia-sia. Akhirnya kau rela melepaskannya. Apakah kau masih ingat jepit rambut ini? Ternyata itu kau. Aku akan membawamu pulang sekarang.

Kita tidak akan berpisah lagi. Aku sudah terpikir kembali. Ternyata ingatanku yang terlupakan itu… …adalah momen paling bahagia dalam hidupku. Untuk apa hidup seperti rumput… …dan berumur panjang seperti dunia ini? Jika bisa mati di pelukan orang yang dicintai,… …sejenak juga terasa seperti selamanya. Suamiku. Berjanjilah padaku. Aku janji. Berapa banyak pun keinginanmu. Jangan menjadi…

…Buddha. Cuilan. Cuilan, bangunlah! Cuilan, buka matamu! Cuilan, buka matamu! Buka matamu dan lihatlah bulan malam ini… …yang sangat indah. ♪Berendam di bunga Osmanthus yang harum di malam yang dingin♪ ♪Angin mulai mengepakkan sayapku♪ ♪Ingin terbang hingga ke awan♪ ♪Untuk menyentuh bulan♪ ♪Garis di antara jari-jari adalah arah takdir♪

♪Mendorongku untuk melihat ke titik yang jauh♪ ♪Betapa sulitnya melepaskan mimpi kecil ini♪ ♪Malah melukai pandanganku♪ ♪Ingin menerobos lautan awan dan menyeberangi samudra♪ ♪Ingin kembali ke masa lalu dan mencium bulan♪ ♪Namun, juga tidak tega terlepas dari ikatan cinta♪ ♪Air mata mengalir akibat kesedihan♪ ♪Jika menatap ke sudut dunia, akan melihat kampung halaman♪

♪Jika ingin pergi mengikuti angin, lupakan masa lalu♪ ♪Apakah masih bisa merasakan perasaan itu di hati?♪ ♪Beratnya rasa rindu♪ ♪Apakah masih bisa merasakan perasaan itu di hati?♪ ♪Beratnya rasa rindu♪ ♪Melihat bintang terbit dan jatuh dari Bima Sakti♪ ♪Sendiri dan jatuh ke 3000 Dunia Saha♪ ♪Berapa banyak cinta, benci, perpisahan, dan rujukan♪

♪Yang telah membuahkan hal menyakitkan?♪ ♪Apa yang terjadi setelah menunggu dengan sabar?♪ ♪Ikuti saja takdir yang sulit diprediksi dan hukumlah aku♪ ♪Dunia yang kacau menyerang untuk mengujiku♪ ♪Orang berkata, pupuklah kebajikan♪ Sun Wukong! Aku mau kau membayarnya! ♪Jika kerinduan dan perasaan hilang, tidak akan ada rasa sakit hati♪

♪Apa gunanya terbebas dari lahir, hidup, musnah, dan tidak terlekat?♪ ♪Selalu berharap kau bisa datang ke mimpiku♪ ♪Jika terlepas dari hal duniawi, bagaimana bisa menaklukkan dunia?♪ ♪Jika kerinduan dan perasaan hilang, tidak akan ada rasa sakit hati♪ ♪Apa gunanya terbebas dari lahir, hidup, musnah, dan tidak terlekat?♪ ♪Selalu berharap kau bisa datang ke mimpiku♪

♪Jika terlepas dari hal duniawi, bagaimana bisa menaklukkan dunia?♪ ♪Jika kerinduan dan perasaan hilang, tidak akan ada rasa sakit hati♪ ♪Apa gunanya terbebas dari lahir, hidup, musnah, dan tidak terlekat?♪ ♪Selalu berharap kau bisa datang ke mimpiku♪ Sampai jumpa, Tuan. Jaga dirimu sepanjang jalan. [Kediaman Gao] Terima kasih banyak. Wukong, ayo pergi. Baik, Guru.

Ayo jalan! Ibu, jaga Nona dengan baik. Aku masih akan kembali. Monyet! Tunjukkan kemampuanmu dan hadapi Tuan Zhu! Akhirnya mereka akan bertarung. Guru menyuruhku bertarung dengannya? Lebih baik aku curi persik. Curi persik? Curi persik? Kau masih saja bercanda denganku? Kau bilang, jika ucapkan kata-kata kasar,… …maka Tuan Zhu akan mengikuti kita membawa kitab suci.

Kali ini, aku sudah habiskan waktu empat jam. Sekarang, semuanya sudah sia-sia! Tahukah kau betapa sulitnya bagiku untuk tidak menjadi diri sendiri? Kau malah bilang akan curi persik. Curi? Curi saja! Kita bicarakan baik-baik! Jika Guru tidak suka persik, aku akan curi anggur berkualitas! Lebih baik aku gagalkan rencanamu! Jadi, apakah kita masih akan bertarung?

Sanggupkah kau mengalahkannya? Jangan memukulku. Kita bicara saja. Jika aku tidak pergi membawa kitab suci, bukankah kalian… …seharusnya membunuhku? Apa yang kau katakan? Kami adalah anggota Sangha. Bukan orang jahat. Jadi, begitu saja? Lalu, mau bagaimana lagi? Bagaimanapun, kau tetap tidak akan pergi! Amitabha. Aku berdosa. [Diproduksi oleh Nanpai Entertainment Co.,Ltd]